Plastik sudah jadi bagian hidup kita sehari-hari, terlebih lagi di Indonesia. Dari botol minum, wadah makanan, sampai kemasan skincare pun menggunakan bahan plastik. Tapi, kalian sudah tau ngga sih kalau ngga semua plastik itu sama? Dua jenia yang paling sering muncul di kehidupan sehari-hari: PP (Polypropylene) dan PET (Polyethylene Terephthalate). Yuk kita bahas satu-satu!
- Plastik PET – Si Anak Botol Minum
Kalau kamu sering beli air mineral botolan atau minuman kekinian, besar kemungkinan itu pakai plastik PET.
Ciri Khas PET:
- Bening dan kelihatan bersih
- Sekali pakai
- Ringan tapi kuat
Biasanya dipakai untuk:
- Kemasan minuman ready to drink (ditemukan di cafe-cafe)
- Botol air mineral
- Botol soda dan jus
Fun Fact:
PET tidak disarankan dipakai berulang kali, apalagi dipakai untuk air panas. Karena berisiko melepas zat kimia kalau dipakai tidak sesuai dengan fungsinya.
PET mudah didaur ulang, makanya sering jadi bahan recycle.
2. Plastik PP – Si Paling Tahan Panas
Kalau ini pasti sering kamu temuin di rumah atau tempat makan. PP itu plastik yang lebih “tahan banting”.
Ciri Khas PP:
- Agak buram / tidak sebening PET
- Lebih tebal dan fleksibel
- Tahan Panas
Biasanya dipakai untuk:
- Wadah Makanan
- Sedotan
- Cup minuman (cocok untuk es teh)
- Tutup Botol
Plastik PP aman untuk dipakai ulang, bahkan untuk makanan panas. Makanya sering menjadi pilihan food container dan lunch box.
PET vs PP: Mana yang Lebih Oke?
Jawabannya: tergantung kebutuhan.
- Butuh kemasan minuman dingin sekali pakai? 👉🏻 PET
- Butuh wadah yang awet dan tahan panas? 👉🏻 PP
Yang penting, pakainya sesuai fungsi dan dibuang dengan benar sesuai jenisnya. Karena masalah plastik yang kita hadapi saat ini berhubungan dengan bagaimana cara kita pakai dan kita kelola.


